Pages

Senin, 25 Juli 2011

Pontianak I Am Coming





Liburan Ramadhan yang ditunggu-tunggu pun akhirnya datang, bermacam-macam rasa pun saya rasakan, ada rasa senang karena liburan datang, dan sedih karena berpisah dengan teman-teman ku, dan guru-guru ku.
                  
Setelah pamit terhadap beliau sang pengasuh pesantren, dan bermaaf-maafan kepada teman-temanku, ku segera pergi ke asramaku menggandeng sebuah koper milikku, dan segera menghubungi panitia rombonganku yang akan pergi langsung menuju Kalimantan barat, Pontianak. Segala rasa pada saat itu tak mampu ku gambarkan dengan kata-kata, kerinduan yang terkubur selama beberapa tahun pun sudah akan terpenuhi dan terobati.
               
Selama perjalanan tak ada yang bermuram durja semuanya ceria, liburan yang indah pun benar-benar tampak pada teman-temanku semua dan juga pada ku.
                 
Dan akhirnya kapal yang di tumpangi ku benar-benar bersandar di pelabuhan Pontianak, segera ku turun dan kuinjakkan kakiku di tanah kerinduan itu, dan langsung ku katakan, “I am coming Pontianak, I love you my city”.

Jumat, 27 Mei 2011

Pemuda Islam Pada Zaman Sekarang Ini





Telah Kita ketahui bersama, di zaman dahulu, di masa berjayanya islam, banyak sekali para pemuda islam yang unggul (berprestasi) di berbagai macam dunia keilmuan, seperti ilmu tafsir, hadist, fiqh, matematika, astronomi, biologi, filsafat, penyair, bahkan kedokteran, dan masih banyak lagi. Di dunia keilmuan itu pun, para pemuda islam di zamannya itu banyak sekali yang melahirkan karya-karya yang spektakuler, bahkan karya-karyanya yang di hasilkan pun masih banyak sekali yang digunakan di zaman sekarang ini.

Adapun para pemuda islam tersebut diantaranya, Ibnu Sina (Avie Ciena) sang bapak kedokteran, Ibnu Batutah sang petualang, Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al-Khwarizmi (sang penemu aljabar), dan masih banyak lagi lainnya. Para pemuda islam tersebut selain mempunyai segudang ilmu, mereka juga berperan sebagai manusia yang beragama betul. Itulah masa emas para pemuda islam, yang berbeda dengan masa sekarang, yakni sangat jarang sekali pemuda islam itu menunjukkan prestasinya yang unggul yang dapat menghasilkan berbagai macam karya yang bermanfaat bagi dunia, dan sangat jarang sekali di zaman modern ini ditemukan para pemuda islam yang ngerti dan aktif akan agamanya sendiri.

Fenomena yang tak baik ini sungguh dapat membuat nama islam tercoreng di mata dunia, dan dapat membuat para pemuda islam terpojokkan oleh majunya keilmuan para pemeluk agama lain, oleh karena itu, untuk para pemuda islam saat ini, marilah kita songsong tinggi-tinggi agama kita, kita jadikan islam itu sebagai hal yang selalu mewarnai hidup kita di setiap harinya, jangan sampai terjadi bagi para pemuda islam untuk bertindak dan bertingkah menyerupai agama selain islam, jadikanlah diri kita ini sebagai insan yang murni beragama islam. Tidak hanya itu, kobarkanlah semngat kita, pemuda islam, dalam mencari ilmu yang bermanfaat bagi kita, yang paling utama pelajarilah agama kita sendiri yakni islam, janganlah sekali-kali bagi kalian, pemuda islam untuk mencari ilmu yang akan merusak agama mu sendiri. Selain itu semua, satu yang sangat penting sekali, berperangailah kalian dan beribadah lah kalian seperti Muhammad, Nabi yang paling sempurna perangainya.
.
Bila para pemuda islam di zaman sekarang ini, memperaktikkan itu semua, ku yakin, islam akan berjaya kembali.

Selasa, 17 Mei 2011

Lukisan Unik,4 Dimensi





Sudah tahukah anda,? tentang berita unik yang datang dari tiongkok ini. Ya, pada hari senin kemarin, Negara tiongkok itu membuka pameran besar-besaran, khususnya pameran yang berkategori seni dan barang antik, yakni, pameran seni kontemporer di provinsi Jilin. Di pameran itu ada suatu benda berupa lukisan yang unik sekali rupanya, yaitu lukisan 4 dimensi. Di pameran itu ada beberapa lukisan 4 dimensi yang di pamerkan, semua lukisan-lukisan itu unik sekali, sehingga banyak pengunjung yang menjadikannya sebagai latar buat berfoto ria sambil berakting menyesuaikan dengan lukisan itu sendiri.

Pameran yang di helat oleh Negara di timur laut cina itu, berhasil menyedot ribuan pengujung pada tiap harinya. Bahkan, European Fine Art mengatakan, Tiongkok saat ini menjadi pasar kedua terbesar didunia dalam hal seni dan barang antik.

Inilah foto fotonya :






Facebook